3 Faktor Membuat Ismail Ekadana Juara 1 Retro STC Seri 3

3 Faktor Membuat Ismail Ekadana Juara 1 Retro STC Seri 3

Bogor, BosMobil.com – Super Touring Car Championship kembali digelar pada Indonesia Sentul Series Of Motorsport (ISSOM) oleh ABM Enterprise di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor 22-23 Agustus 2015 lalu yang memasuki seri 3.

Di seri pertama yang berlangsung pada bulan April lalu, kawan kita bernama Ismail Ekadana mampu juara 3 di kelas Retro STC. Kemudian berlanjut di seri ke-2, dengan bekal Toyota Corolla DX (KE70) bermesin 4A-GE sanggup juara ke-2. Namun untuk seri ke-3 ini, Ekadana sanggup menjajaki podium paling tinggi.

Ismail-Ekadana-Retro-STC-3-aug2015-02

Terdapat 3 faktor yang mengantarkan Ekadana menjadi juara 1. Di seri ke-2, Ekadana berjanji untuk memaksimalkan fuel system mobil Corolla-nya dengan menambahkan surge tank untuk mencegah kurangnya suplai bahan bakar ke mesin. Hal tersebut dilakukannya menjelang seri 3, dan merupakan faktor pertama.

Ismail-Ekadana-Retro-STC-3-aug2015-03

Semua berjalan lancar, mulai practice day pada hari Jumat, berlanjut ke hari Sabtu sesi kualifikasi. Kendala pada saat itu hanya terdapat pada ban yang sudah mulai menipis. Meskipun demikian, Ekadana akhirnya bisa menempati posisi ke-2 di kelas Retro STC, atau ke-11 secara overall.

Ismail-Ekadana-Retro-STC-3-aug2015-04

Momen yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga, yaitu race day di Minggu siang. Ekadana dengan Corolla berwarna merah, hijau dan hitamnya sanggup melakukan start dengan baik. “Sebelum dimulai, saya latihan start dulu. Saya diajari oleh teman saya yang biasa balap drag race,” ungkapnya.

Ismail-Ekadana-Retro-STC-3-aug2015-05

Start dengan baik merupakan faktor yang ke-2, karena bisa melewati beberapa pembalap di depannya bahkan lawan yang bukan kelasnya dengan mobil lebih powerful. Di lap-lap awal, Ekadana terus memberikan perlawanan dan terus berusaha melalui rival terberatnya Corolla DX 3S-GE hijau stabilo.

Ismail-Ekadana-Retro-STC-3-aug2015-06

Hingga akhirnya kesempatan datang, Ekadana berhasil menyalip rivalnya tersebut, dan bisa memimpin di kelas Retro STC. Namun beberapa saat memimpin, Ekadana harus merelakan posisinya kembali ke rival terberatnya tersebut.

Ismail-Ekadana-Retro-STC-3-aug2015-07

Mulai saat itu, Ekadana memutuskan untuk bertahan. “Beberapa kali saya hampir melintir, karena saya sadar ban sudah mulai tipis,” jelasnya. Namun berjalan beberapa putaran, Ekadana kembali memimpin jalannya balap di kelas Retro STC.

Ismail-Ekadana-Retro-STC-3-aug2015-08

Betul, disinilah faktor ke-3 yaitu keberuntungan. Kita semua tahu kalau di suatu balap maupun lainnya, faktor keberuntungan tetap menjadi yang utama. Karena suatu hal, rival terberatnya harus masuk pit dan tidak bisa melanjutkan balap, yang akhirnya Ekadana kembali memimpin hingga finish.

Ismail-Ekadana-Retro-STC-3-aug2015-09

“Saya pertahankan posisi saja sejak itu, karena sudah melihat rival lainnya jauh di belakang kalau melihat spion,” tuturnya. “Di 5 lap terakhir, mobil seperti kekurangan bahan bakar saat berbelok, kemungkinan fuel pump-nya. Tapi Alhamdulilah saya masih bisa juara 1,” tuturnya lagi.

Ismail-Ekadana-Retro-STC-3-aug2015-10

“Kedepannya, saya akan perbaiki lagi bagian fuel system. Dan jika ada rejeki, saya mau pakai gearbox yang close ratio,” tutupnya. Di podium, Ekadana yang mengangkat tinggi pialanya juga didampingi oleh ayahnya, Ibrahim Budidana yang juara ke-5 dengan menggunakan Toyota Corolla DX (KE70) dengan senjata mesin K20A 4-barrel.

Ismail-Ekadana-Retro-STC-3-aug2015-11

Kami ucapkan selamat untuk Ismail Ekadana yang akhirnya menjajaki podium tertinggi di kelas Retro STC, serta ayahnya yang juga naik podium kejuaraan. Terus berjuang untuk kedepannya ya, bro…

Ismail-Ekadana-Retro-STC-3-aug2015-12

KOMENTAR